Konstipasi dan Kesulitan BAB



Konstipasi dan Kesulitan BAB

Jika anda mengalami kesulitan BAB maka ada baiknya anda memperbanyak konsumsi cairan dan makanan berserat.
Orang disebut mengalami konstipasi jika mengalami kesulitan buang air besar atau terhambat diluar kebiasaan. Konstipasi ringan sering dialami oleh banyak orang terjadi namun masih dalam kategori wajar dan belum memberikan persoalan kesehatan yang serius.
Namun perlu kita ketahui dan sadari bahwa kesulitan buang air besar yang berlangsung lama dan terus menerus dapat berkembang menjadi salah satu tanda penyakit yang serius seperti wasir dan kanker rectum/colon (usus besar)

Gejala Konstipasi,


  • Kesulitan BAB diluar kebiasaan,
  • Sering harus mengejan saat BAB,
  • Bentuk feses kecil, kering dan keras,
  • Perut terasa kembung dan tidak enak,
  • Sering kentut karena banyak gas terkumpul di usus.
  • Sering Diare yang terlalu cair (hanya cairan yang bisa melewati kotoran yang keras),
  • Lidah terasa agak tebal,
  • Napas agak terasa sesak dan kadang berbau busuk,
  • Kepala pening, sendi tulang terasa sakit.

Penyebab Konstipasi

Penyebab konstipasi ada beberapa kondisi dan keadaan sbb :

  1. Kurangnya konsumsi serat dalam makanan,
  2. Kurangnya aktivitas fisik sehingga kekuatan peristaltis usus lemah,
  3. Sering menahan atau menunda dorongan bab,
  4. Kehamilan pada beberapa wanita dapat menekan usus,
  5. Wasir yang membesar shg mengambat keluarnya feses,
  6. Obat-obat anti inflamasi (gol opiat) dan tablet zat besi.

Pencegahan Konstipasi

Untuk pencegahan konstipasi sebenarnya mudah saja, lakukan beberapa langkah berikut ini :

  • Perbanyak konsumsi makanan yang tinggi serat seperti TF Nutrastart,
  • Banyak minum cairan,
  • Latihan dengan olah raga rutin dan teratur,
  • Hindari menunda dan menahan dorongan BAB.