5 TIPS SEHAT MENCEGAH STROKE
Pepatah mencegah selalu lebih dari pada mengobati atau sedia
payung sebelum hujan, sering sekali kita dengar dalam petuah tentang kesehatan.
Bahkan 2000 tahun silam seorang penyair romawi telah menyatakan hal tersebut. Begitu juga mengenai penyakit stroke.
Pencegahan sebelum serangan stroke pada orang sehat disebut sebagai pencegahan primer. Stroke kadang kadang masih memberikan kesempatan kedua setelah serangan stroke yang disebut pencegahan sekunder. Artinya berbagai usaha perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan stroke ulangan yang kedua.
Pencegahan sebelum serangan stroke pada orang sehat disebut sebagai pencegahan primer. Stroke kadang kadang masih memberikan kesempatan kedua setelah serangan stroke yang disebut pencegahan sekunder. Artinya berbagai usaha perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan stroke ulangan yang kedua.
Berikut tips SEHAT yang sangat berguna untuk mencegah penyakit stroke baik primer maupun sekunder setelah serangan stroke agar tidak berulang.
Seimbangkan Gizi (S)
Gizi seimbang dalam diet sehari-hari sangat penting untuk
menghindarkan diri kita dari serangan stroke. Perbanyak makan sayur dan buah
khususnya yang berwarna hijau dan oranye, karena banyak mengandung serat,
vitamin dan anti oksidan. Banyak penelitian melaporkan bahwa konsumsi serat,
vitamin dan anti oksidan akan memperbaiki profil lemak darah, menurunkan tensi
serta mencegah komplikasi penyakit kardiovaskuler termasuk stroke.
Enyahkan Rokok (E)
Kebiasaan merokok secara universal diseluruh dunia sudah
diakui sebagai faktor resiko terhadap berbagai penyakit berbahaya seperti
hipertensi, stroke dan kanker. Penelitian telah membuktikan bahwa merokok akan
menurunkan aliran darah ke otak (Lantz, 2008)
Hindari Stress (H)
Stress erat kaitannya dengan kenaikan tekanan darah dan
menurunkan daya tahan tubuh serta sumber berbagai penyakit psikomatis. Beberapa
penelitian hubungan antara stress dengan sensitifitas sel tubuh terhadap
insulin yang berujung pada diabetes mellitus yang kesemuanya dapat menjadi
pemicu serangan stroke.
Awasi Tensi (A)
Hipertensi merupakan faktor resiko signifikan terhadap
stroke. Banyak ahli melakukan penelitian tentang faktor resiko Hipertensi
dengan kaitannya sebagai pemicu stroke. Penelitian Suarez (2007) menemukan
bahwa hipertensi ditemukan pada 74.8% pada penderita stroke. Rutin monitor
tensi sangat penting dilakukan untuk pencegahan serangan stroke.
Teratur Berolahraga (T)
Tidak disangkal lagi bahwa aktivitas fisik terbukti
memperbaiki aliran darah tubuh kita. Penelitian juga mendapati bahwa olah raga
teratur efektif memperbaiki profil kolesterol, menurunkan kolesterol jahat
(LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Selain itu teratur berolah
raga dapat menurunkan gula darah dan menguatkan struktur tulang dan mencegah
osteoporosis.